Home / Berita Bola / Cerita Klopp serta Boxer ‘CR7’ di Final Liga Champions 2018

Cerita Klopp serta Boxer ‘CR7’ di Final Liga Champions 2018

Cerita Klopp serta Boxer ‘CR7’ di Final Liga Champions 2018

Istanbul – Juergen Klopp diketahui jadi manager yang eksentrik serta sering lakukan beberapa hal unik. Diantaranya narasi masalah boxer CR7 mendekati final Liga Champions 2018.

Narasi itu ada dari mulut gelandang Liverpool, Gini Wijnaldum, saat diberi pertanyaan masalah rutinitas unik Klopp. Kisahnya berlangsung beberapa saat sebelum final kontra Real Madrid di Kiev.

Beberapa pemain Liverpool disebutkan dalam keadaan tegang sebab buat sejumlah besar pemain ini ialah final pertama mereka. Lumrah mengingat The Reds sudah sempat lama mangkir dari persaingan antarklub terelit di Eropa itu.

Sesaat, Klopp sebagai manager sudah pernah sekali tampil di final Liga Champions bersama dengan Borussia Dortmund pada 2013. Untuk mencairkan situasi yang dikit kaku mendekati final itu, Klopp coba lakukan suatu yang unik.

Di ruangan ubah stadion Olympiyskiy, Klopp mendadak saja ada ditengah-tengah pemain dengan cuma kenakan kaus serta boxer CR7. Sudah diketahui, Cristiano Ronaldo memang punyai merek fesyen sendiri bernama CR7 serta lebih mengejutkan ialah Ronaldo akan jadi musuh Liverpool di final.

Klopp bahkan juga masukkan kausnya ke boxer itu serta langsung saja membuat situasi ruangan ubah yang semula tegang jadi cair. Beberapa pemain juga dibikin ketawa lihat tingkat laris manajernya itu.

“Kamk memandangnya kenakan boxer Cristiano Ronaldo,” tutur Wijnaldum pada The Athletic.

“Ia hadir ke rapat team dengan kenakan boxers CR7 serta kausnya dimasukkan. Kebanyakan orang di ruangan ubah juga ketawa terpingkal-pingkal. Itu betul-betul mencairkan situasi. Umumnya dalam kondisi semacam itu, kebanyakan orang serius serta konsentrasi penuh. Tetapi ia benar-benar santai serta justru membuat gurauan,” sambungnya.

“Ia seringkali membuat gurauan. Bila Anda lihat manager demikian yakin diri serta santai, itu akan punya pengaruh pada beberapa pemain. Ia jadi profil ayah untuk beberapa pemain. Dengan gurauan serta bahasa tubuhnya, ia melepas desakan dari beberapa pemain.”

Sayangnya tindakan Klopp itu tidak bawa Liverpool menjadi juara Liga Champions sebab mereka kalah 1-3 dari Madrid, yang diwarnai dua blunder Loris Karius. Liverpool lalu membayar selesai pada final musim kemarin dengan menaklukkan Tottenham Hotspur 2-0.

Post By : JagoBola.net

About jagoanbola

Check Also

Chelsea-nya Lampard Pada akhirnya Menang

Chelsea-nya Lampard Pada akhirnya Menang Norwich – Chelsea pulang dari tempat Norwich City dengan kemenangan. ...