Home / News / Waduh, Sudah Di-Recall Mobil Toyota dan Subaru Ini Masih Bermasalah

Waduh, Sudah Di-Recall Mobil Toyota dan Subaru Ini Masih Bermasalah

Waduh, Sudah Di-Recall Mobil Toyota dan Subaru Ini Masih Bermasalah

WASHINGTON – Center for Auto Safety menuntut Toyota serta Subaru lakukan recall pada mobil sport-nya, semasing Scion FR-S serta BRZ. Tekanan recall sebab ditemukannya banyak permasalahan pada kendaraan.

Dalam email-nya ke situs berita The Drive, Juru Bicara Toyota Advanced Technology, Tania Saldana, memberi pernyataannta, “Keselamatan serta keamanan konsumen setia kami ialah prioritas penting. Toyota selalu menggerakkan pemilik yang ikut serta untuk membawa kendaraan mereka ke dealer Toyota untuk diperbaiki, sesaat kami selalu menyelidik laporan tentang permasalahan yang menyertakan kendaraan Scion FR-S tersendiri sesudah perbaikan penarikan pegas katup mesin usai, kami sudah masukkan piranti penambahan ke petunjuk tehnis perbaikan untuk memberi penambahan menuntun serta menguatkan aspeMenanggapi tuntutan recall, Direktur Komunikasi Subaru Dominick Infante menjelaskan, perusahaan sekarang ini tengah berusaha mencari VIN dari segelintir BRZ yang alami permasalahan sesudah penarikan.

“Awal bulan ini, kami pecahkan ‘kisah’ mengenai makin bertambahnya pemilik Scion FR-S 2013 serta Subaru BRZ yang memberikan laporan kegagalan mesin katastropik sesudah membawa mobil mereka untuk penarikan pegas katup yang semestinya menahan kegagalan mesin katastropik,” tuturnya dikutip The Drive.

“Narasi ini berpusat di seputar utas pendaftaran di komunitas FT86Club yang berisi rincian pemilik yang merintih -kebanyakan type Scion. Pemakai menjelaskan mesin mobilnya kritis, seringkali disamping jalan (berhenti), tidak lama sesudah lakukan penarikan (recall). Serta untuk pengungkapan penuh, saya ialah satu diantara pemilik itu,” tutur customer di komunitas FT86Club.

Nampaknya permasalahan ini saat ini mengundang perhatian Center for Auto Safety, satu grup advokasi yang pada akhirnya minta NHTSA (instansi keselamatan berkendara Pemerintah AS), Toyota, serta Subaru untuk hentikan apa yang dimaksud perbaikan. Direktur eksekutif Pusat, Jason Levine, menulis dalam satu e-mail ke Automotive News. “NHTSA butuh selekasnya mengevaluasi pemulihan yang tengah berjalan untuk memastikan dimana perbaikan yang salah. Semasing produsen ini —Toyota, Subaru, Scion- mesti hentikan perbaikan penarikan serta memberi semua pemilik kendaraan yang sudah terima perbaikan peminjam sampai permasalahannya teridentifikasi,” desak mereka

Waduh, Telah Di-Recall Mobil Toyota serta Subaru Ini Masih tetap Memiliki masalah

Akhir tahun kemarin, Subaru keluarkan penarikan lebih dari 400.000 mobil sebab kekeliruan pegas katup yang beresiko mengakibatkan mobil berhenti. Ini merubah Impreza, Rimbawan, BRZ serta Scion FR-Ss yang di produksi pada 2012 serta 2013.

Kampanye recall awalannya dipacu dari 11 insiden AS dari April 2012-Agustus 2015. Pada Jumat pagi, utas komunitas yang dijelaskan awal mulanya berisi 45 insiden mesin Boxer mati. Satu diantara mereka nampaknya selesai dengan FR-S yang dilalap api.

Paling akhir mereka bicara dengan Toyota mengenai permasalahan itu serta keluarkan pengakuan. “Keselamatan serta keamanan konsumen setia kami ialah prioritas penting. Kami tengah menyelidik laporan mengenai permasalahan yang menyertakan kendaraan Scion FR-S tersendiri sesudah perbaikan penarikan kembali pegas engine dituntaskan. Tidak ada info lainnya yang ada sekarang ini,” kata Toyota

Seseorang jubir Subaru, menjelaskan pada Automotive News, “Yang dapat saya kerjakan ialah mengonfirmasi jika kami belum lihat ada mobil dengan permasalahan mesin yang dikarenakan oleh perbaikan penarikan yang sudah kami kerjakan. Kami masih tetap menggerakkan pemilik untuk hadir serta mengakhiri perbaikan mesin.”

“Administrasi Keselamatan Lantas Lintas Jalan Raya Nasional sudah berkomunikasi dengan beberapa pembuat mobil yang terserang efek tentang penarikan. Agen selalu memonitor semua data yang ada untuk memastikan adakah implikasi keselamatan yang patut untuk aksi agen penambahan,” kata jubir NHTSA . k-aspek tersendiri dari mekanisme perbaikan. ”

Post By : Jagobola.net

About jagoanbola

Check Also

Pertama Kali ke Pasar Tradisional, Nia Ramadhani: Aromanya Beda

Pertama Kali ke Pasar Tradisional, Nia Ramadhani: Aromanya Beda

Pertama Kali ke Pasar Tradisional, Nia Ramadhani: Aromanya Beda  Nia Ramadhani kembali membuat geger warganet ...